19 Feb 2015

Mengapa kuliah di Malang?

Mengapa kuliah di malang? Pertanyaan ini sering saya dengar ketika sedang berkumpul dengan teman-teman di kampung halaman. Untuk menjawab pertanyaan ini saya agak bingung, namun saya jawab  "kuliah di Malang itu gak rugi".  Mengapa demikian ?berikut alasannya : Jika dibandingkan dengan kampung halaman saya, kualitas udara di malang jauh lebih baik. Lebih bersih dan segar, gak percaya? Datang aja kemalang dan tarik nafas dalam-dalam saat pagi hari :) 2. Malang sebagai tujuan untuk belajar. Perguruan tinggi atau kampus lumayan banyak, baik itu universitas negeri maupun swasta. Sakingbanyaknya kampus, tak heran banyak sekali mahasiswa luar malang maupun jawa yang berdatanagan untuk belajar di kota malang. bermacam-macam asal daerah, bahasa, kebiasaan, keunikan, kearifan lokal dari masing-masing tempat asal mahasiswa menjadi salah satu sumber ilmu untuk menambah wawasan anda, dan saya jamin ketika anda sudah berada di malang setidaknya akan mempelajari bahasa jawa dan ngalam an. "Ngalam" itu  artinya malang, cuma sering dinbolak balik. Seperti ini misalnya " ayas ewul durung nakam" nah itu merupakan perpaduan bahasa jawa dengan bahasa ngalam an, yang artiny "saya luwe (lapar) durung (belum) nakam (makan). 3. Banyak sekali tempat wisata di malang. Ketika kamu sedang bosan atau jenuh dengan tugas kuliah atau rutinitas, jangan khawatir. Malang memiliki banyak sekali tujuan wisata, baik itu pantai di malang selatan, gunung disekitar malang (bromo, semeru, penanggungan, arjuno welirang, panderman dll..) kuliner untuk yang suka makan hehe, dan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah kota malang yang pastinya seru untuk di ikuti. 4. Biaya hidup relatif murah, jika dibandingkan dengan kota-kota lain di jawatimur saya kira kota malang yang memiliki biaya hidup murah, apalagi jika kita seorang mahasiswa,  pasti memikirkan tentang umur duit saku kita hehe. Namun jangan khawatir untuk masalah makan, di malang lumayan banyak penjual makanan dengan harga yang relatif terjangkau. Kalau lagi ada duit lebih, silahkan mencoba untuk nongkrong dicafe yang  ada di malang. Biasa nya sih mahasiswa jaman sekarang suka banget nongkrong di cafe dengan tema cafedan menu mkn minum bermacam-macam, kemudian biar eksis, jangan lupa foto selfie dl trus diupload di instagram hehe.5. Dengan kuliah di Malang kita belajar mandiri. tidak dari kita adalah pendatang afau peranfau dari kampung halaman, maka di kota malang kita harus belajar mandiri. Jauh dari orang tua, keluarga membuat kita untuk belajar mandiri. Segala permasalahan yang kelak datang pada kita, membuat kuta akan berusaha menyelesaikan masalah sendiri. Dengan rasa tanggung jawab akan kepercayaan dan investasi materi orangtua yang telah diberikan kepada kita, maka kita akan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Jauh dari kampung halaman membuat kita sadar bahwa di kampung halaman orang tua kita sedang berusaha bekerja untuk membiayai hidup kami di sini, olehkarena itu perlu kita yakini bahwa "niat" kita untuk menuju malang adalah bukan hanya untuk bersenang-senang melainkan untuk "belajar" membuat orang tua kita bangga, dan juga untuk "kebaikan kita dimasa yang akan datang". demikian yang bisa saya ceritakan tentang pengalaman saya menjadi seorang mahasiswa di malang hehe. Jadi mengapa harus takut untuk kuliah di malang? Kalau tujuan kita untuk sukses :)













29 Agt 2014

Stabilitas ekosistem


Stablititas adalah kemampuan suatu populasi atau ekosistem kembali ke keadaan semula setelah terjadi gangguan atau goncangan yang berasal dari dalam atau dari luar ekosistem. Sifat stabilitas ini sangat ditentukan oleh stabilitas populasi dan organisme spesies penyusun komunitas.



17 Mei 2012

Irigasi Tetes

         Prinsip keja irgasi tetes adalah  pemberian air ke tanah untuk pemenuhan kebutuhan air bagi tanaman, dengan cara meneteskan air melalui emiter, yang mengarah langsung pada zona perakaran. Irigasi tetes merupakan pengembangan dari irigasi yang sudah ada sebelumnya, misalnya saja irigasi permukaan, irigasi pancar dll. Irigasi ini sangatlah efektif untuk efisiensi penggunaan air, karena sasaran irigasi tetes ini langsung ke akar sehingga kecil kemungkinan air mengalami penguapan.

12 Mar 2012

Cara menggunakan google earth

1. Buka aplikasi "Google earth", bila belum download ketik di google " google earth ", kemudian klik.
kemudian klik DOWNLOAD.


2. Setelah "google earth"  terbuka masukkan nama lokasi pada box search ( pojok kiri atas ), kemudian klik search. ( LIHAT GAMBAR DI BAWAH INI )



karena google earth membutuhkan waktu lama ( tergantung kecepatan Internet ) maka bersabarlah :)

 3. Setelah lokasi terbuka atau terlihat, maka lakukan perbesaran sampai gamabar yang di inginkan terlihat. dengan cara mengklik tombol + pada pojok kanan ( lihat gambar di bawah ini )


4. setelah itu tekan tombol " print screen " pada keyboard.

5. Paste pada MICROSOFT OFFICE WORD .

6. selesai


# TAMABAHAN.
 Untuk melihat titk koordinat  lokasi dan ketinggian penggambilan foto, dapat di lihat di bagian bawah google earth. ( LIHAT GAMBAR DI BAWAH )




VIDEO CARA MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH, klik link di bawah ini

http://www.youtube.com/watch?v=_2qnx7oN33s&feature=player_embedded


semoga bermanfaat.

23 Mei 2011

Teknik Analisis Gender

Teknik Analisis Gender
Terdiri dari:
A. Model Harvard
B. Model Moser
C. Model SWOT
D. Model PROBA (Problem Base Approach)
E. Model GAP (Gender Analysis Pathway) atau Alur Kerja Analisis Gender (AKAG)

A. Model Harvard
• Dikembangkan oleh Harvard Institute for International Development bekerja sama    dengan Kantor Women in Development (WID)-USAID.
• Model Harvard didasarkan pada pendekatan efisiensi WID yang merupakan  kerangka analisis gender dan perencanaan gender paling awal.
• Model analisis Harvard lebih sesuai digunakan untuk perencanaan proyek,    menyimpulkan data basis atau data dasar.
 B. Model Moser
• didasarkan pada pendapat bahwa perencanaan gender bersifat ‘teknis dan politis’,
• kerangka ini mengasumsikan adanya konflik dalam perencanaan dan proses transformasi  serta mencirikan perencanaan sebagai suatu ‘debat’.
• Terdapat kelemahan dalam model ini yang tidak memperhitungkan kebutuhan strategis laki-laki.
C. Model SWOT
• dengan analisis manajemen dengan cara mengidentifikasi secara ‘internal’ mengenai kekuatan dan kelemahan dan secara ‘eksternal’ mengenai peluang dan ancaman.
 D. Model PROBA (Problem Base Approach)
• Dikembangkan atas kerjasama Kementrian Pemberdayaan Perempuan, BKKBN dan UNFPA di tingkat pusat, propinsi dan kabupaten/kota,
• Teknik ini sedikit berbeda dengan Gender Analysis Pathway.
 E. Model GAP (Gender Analysis Pathway) atau Alur Kerja Analisis Gender (AKAG)
• adalah alat analisis gender yang dikembangkan oleh BAPPENAS yang dapat digunakan untuk membantu para perencana dalam melakukan pengarusutamaan gender dalam perencanaan kebijakan, program, proyek dan atau kegiatan membangunan.
• Dari beberapa model teknik analisis yang telah dikembangkan tersebut di atas disarankan untuk menggunakan teknik analisis gender dengan metode Gender Analysis Pathway (GAP).

22 Apr 2011

macam Perkecambahan

Macam-macam Perkecambahan pada Biji
1.Perkecambahan hipogeal : apabila terjadi pembentangan ruas batang teratas (epikotil) sehingga daun lembaga tertarik keatas tanah tetapi kotiledon tetap di dalam tanah.
Contoh: perkecambahan pada biji kacang tanah dan kacang kapri. 


2.Perkecambahan epigeal : apabila terjadi pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah.
Contoh: perkecambahan pada biji buncis dan biji jarak.





karakteristiknya :


Pada hipogeal, terjadi pertumbuhan memanjang dari epikotil yang menyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. Kotiledon tetap di dalam tanah. Hipogeal terjadi pd kacang kapri dan jagung.

Sedang pada epigeal, hipokotil tumbuh memanjang, akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah. Epigeal terjadi pada kacang hijau dan jarak.


tambahan bahan : klik disini

Pengertian perkecambahan

Perkecambahan merupakan tahap awal perkembangan suatu tumbuhan, khususnya tumbuhan berbiji. Dalam tahap ini, embrio di dalam biji yang semula berada pada kondisi dorman mengalami sejumlah perubahan fisiologis yang menyebabkan ia berkembang menjadi tumbuhan muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai kecambah.
sumber : klik di sini

Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. Komponen biji tersebut adalah bagian kecambah yang terdapat di dalam biji, misalnya radikula dan plumula. (Bagod Sudjadi, 2006)

Perkecambahan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio. Hasil perkecambahan ini adalah munculnya tumbuhan kecil dari dalam biji. Proses perubahan embrio saat perkecambahan adalah plumula tumbuh dan berkembang menjadi batang, dan radikula tumbuh dan berkembang menjadi akar. (Istamar Syamsuri, 2004)

Perkecambahan merupakan sustu proses dimana radikula (akar embrionik) memanjang ke luar menembus kulit biji. Di balik gejala morfologi dengan pemunculan radikula tersebut, terjadi proses fisiologi-biokemis yang kompleks, dikenal sebagai proses perkecambahan fisiologis. (Salisbury, 1985)